Header Ads

Cara Memasang Kontaktor (Wiring)

Masih adakah anak listrik didunia ini yang belum tahu cara wiring kontaktor? Perbanyak belajar dan belajar sampai kalian bisa mengerti cara memasang atau merakit kabel ke kontaktor sehingga bisa digunakan untuk berbagai keperluan kontrol listrik. Kontaktor sendiri sama halnya dengan relay. Fungsinya sebagai saklar magnetik yang berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan sesuatu misalnya sebuah motor listrik.

Mungkin sebagian anak listrik ada yang belum tahu bagian-bagian kontaktro sehingga saat akan menggunakan kontaktor mereka akan kebingungan. Maka dari itu saya akan memberitahukan caranya.

Perlu diketahui, posisi dari bagian-bagian kontaktor berbeda-beda tergantung merk yang digunakan. Sebagai contoh pembelajaran, saya menggunakan kontaktor Merk Schneider karena mudah didapat dan harganya tidak terlalu mahal untuk saya pribadi, wkwkkwkw.

Oke cekidot!

Cara Memasang Kontaktor (Wiring)
Klik untuk memperbesar!

Bagian yang saya beri tanda biru adalah bagian Coil kontaktor. Coil ini berfungsi untuk menyalakan kontaktor. Jadi, jika Coil tersebut mendapatkan arus 220v AC misalnya, kontaktor akan aktif bekerja. Kesimpulannya, Coil A1 dan A2 adalah terminal untuk kabel power input yang berfungsi untuk mengaktifkan kontaktor.

Lalu, Bagian yang saya beri tanda merah adalah kontak NO kontaktor. Bagian ini biasanya diberi petunjuk berupa angka 13 dan 14. Kontak ini aktif jika kontaktor mendapatkan sumber tegangan. Kesimpulannya, 13 dan 14 adalah kontak NO dari kontaktor yang akan aktif (terhubung) jika kontaktor aktif.

Satu lagi, bagian yang saya beri tanda kuning adalah kontak NC kontaktor. Bagian ini biasanya diberi petunjuk berupa angka 21 dan 22. Kontak ini aktif jika kontaktor mendapatkan sumber tegangan. Kesimpulannya, 21 dan 22 adalah kontak NC dari kontaktor yang akan aktif (terputus) jika kontaktor aktif. Kebalikan dari kontak NC kan??


Apakah hanya itu saja?
Masih ada lagi. Lihatlah gambar dibawah ini!

Cara Memasang Kontaktor (Wiring)
Klik untuk memperbesar!


Bagian yang saya beri tanda merah adalah L1, L2 dan L3 yakni untuk sumber arus listrik 3 phase yang akan disalurkan ke motor listrik setelah kontaktor aktif.

Lalu, bagian yang saya beri tanda kuning adalah T1, T2 dan T3 yakni  bagian yang langsung terhubung ke motor 3 phase (U, V dan W).

Setelah membaca penjelasan saya tadi, apakah masih ada yang bingung?



Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!

Diberdayakan oleh Blogger.