Belajar Arduino - Memahami Variabel dan Tipe Data

Desember 04, 2017
Gagalenyilih - Memahami Variabel dan Tipe Data -  Variabel dan tipe data adalah dasar bahasa pemograman yang perlu dipahami. Banyak kode yang sangat bergantung pada variabel dan variabel yang digunakan harus memiliki suatu tipe data.

Baca juga : Belajar Arduino Untuk Pemula Hingga Mahir

Belajar Arduino - Memahami Variabel dan Tipe Data

Pengertian Variabel

Variabel adalah suatu nama di memori mikrokontoler yang berguna untuk menyimpan nilai dan nilainya bisa diubah sewaktu-waktu. Misalnya sistema akan menghitung suatu objek di variabel bernama Pencacah. Nilai di variabel tersebut akan dinaikkan sebesar satu setiap kali sebuah objek dihitung. Tapi, perlu diketahui, perubahan seperti itu dilakukan bukan di sketch, melainkan dilaksanakan ketika binary sketch dieksekusi oleh Arduino Uno.

Kebalikan Variabel adalah Konstanta. Konstanta berarti  nilai yang tetap.
Contoh konstanta adalah 12 pada deklarasi berikut ini.
const int PIN12 = 12;


Deklarasi Variabel

Hal penting yang perlu diperhatikan, jika variabel digunakan didalam sketch, variabel tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu, Deklarasi variabel berarti pemberitahuan bahwa terdapat variabel yang akan digunakan di dalam sketch, sekaligus digunakan sebagai penentuan tipe data untuk variabel tersebut.

Tipe data menyatakan bentuk data yang bisa disimpan di dalam variabel. Sebagai contoh :
int pencacah;

berfungsi untuk mendeklarasikan variabel bernama pencacah dengan tipe data berupa int. Dalam hal ini, int menyatakan tipe data bilangan bulat. Dengan demikian, hanya bilangan bulat yang bisa disimpan didalam variabel tersebut.

Deklarasi suatu variabel juga bisa sekaligus diikuti dengan pengisian nilai awal untuk variabel. Sebagai contoh :
int pencacah = 0;

adalah pernyataan yang mendeklarasikan pencacah sebagai variabel bertipe int dan nilai awalnya adalah nol.


Penugasan Nilai Variabel

Pemberian nilai ke suatu variabel dilakukan melalui pernyataan penugasan yang berbentuk seperti berikut :

variabel = nilai;

Sebagai contoh :

pencacah = 1;

dimaksudkan untuk memberikan nilai 1 ke variabel pencacah. Setelah pernyataan itu dieksekusi, pencacah bernilai 1. Tanda = dinamakan sebagai operator penugasan.

Tanda spasi di depan dan di belakang operator (misalnya pada operator = di depan) bersifat opsional, tetapi penyertaannya dianjurkan agar penulisannya mudah dibaca oleh orang.

Pemberian nilai juga bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
pencacah = pencacah + 1;

Pada bentuk seperti itu, nilai baru untuk  pencacah  adalah  nilai lama pencacah ditambah dengan 1. Pernyataan tersebut berguna untuk menaikkan isi variabel pencacah sebesar 1.

Secara khusus, pernyataan :
pencacah = pencacah + 1;
bisa ditulisa menjadi :
pencacah += pencacah; pencacah ++; 


 Tipe Data

Tipe data bisa digunakan di Sketch cukup beragam. Tipe dasar yang tersedia bisa kamu lihat pada keterangan berikut ini :
  • Boolean = Tipe boolean hanya dapat digunakan untuk menampung dua nilai saja true atau false. Kedua nilai tersebut adalah konstanta yang sudah disediakan di bahasa Arduino. Variabel yang bertipe boolean biasa digunakan pada kondisi pernyataan seperti if, while, dan for. Kebutuhan memori 1 byte.
  • Char = Tipe char berguna untuk menyimpan sebuah nilai karakter seperti 'A','9', dan '*'. Perlu diketahui, konstanta karakter ditulis di dalam tanda petik tunggal. Didalam memori, karakter disimpan dalam bentuk bilangan (ASCII), yang berkisar antara 128 hingga 127. Dengan demikian char huruf='A' dengan char huruf=65; adalah sama saja. Kebutuhan memori 1 byte.
  • Unsigned char = Serupa dengan tipe char, tetapi bilangan akan dikodekan dalam bentuk bilangan positif antara 0 sampai dengan 255. Kebutuhan memori 1 byte.
  • Byte = Tipe data ini berguna untuk menampung bilangan bulat yang berkisar antara 0 hingga 255. Kebutuhan memori 1 byte.
  • Int = Tipe data ini berguna untuk menampung bilangan bulat yang berkisar antara -32768 hingga 32767.
  • Unsigned int = Tipe data ini berguna untuk menampung bilangan bulat yang berkisar antara 0 hingga 65535. Konstanta bertipe unsigned int bisa dituli dengan akhiran U atau u. Contoh : 33U. Kebutuhan memori 2 byte.
  • Word = Tipe word identik dengan unsigned int. Kebutuhan memori 2 byte.
  • Long = Tipe data ini berguna untuk menampung bilangan bulat yang berkisar antara -2.147.483.648 hingga 2.147.483.647. Konstanta bertipe long ditulis dengan akhiran L atau l. Contoh : 45678901L. Kebutuhan memori 4 byte.
  • Unsigned long = Tipe data ini berguna untuk menampung bilangan bulat yang berkisar antara 0 hingga 4.294.967.295. Konstanta bertioe unsigned long bisa ditulisa dengan akhiran UL atau ul. Kebutuhan memori 4 byte.
  • Float = Tipe data ini berguna untuk menyimpan bilangan real. Angka yang bisa disimpan dari -3.4028235E+38 hingga 3.4028235E+38. Tingkat presisi hingga 6-7 digit. Kebutuhan memori 4 byte.
  • Double =  Di Arduino, double dan float tidak berbeda.

Baca Selanjutnya : Konstanta Bilangan dan Variabel.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!