Cara Membuat Traffic Light Menggunakan Arduino (Sketch)

Desember 03, 2017
Gagalenyilih Cara Membuat Traffic Light Menggunakan Arduino (Sketch) - Traffic light atau lampu lalu lintas termasuk salah satu proyek Arduino yang menyenangkan. Sangat sederhana dan mudah untuk dipelajari. Lebih lanjut lagi nanti akan dibahas tentang Arduino untuk Traffic light tingkat atas atau yang sudah lebih paham tentang Arduino.

Jangan khawatir jika kamu belum pernah menggunakan Arduino sebelumnya karena disini ada Tutorial belajar Arduino untuk pemula sampai mahir.

Baca juga :


Alat dan bahan yang dibutuhkan

  • LED warna merah, hijau dan kuning masing-masing 2 buah.
  • Board.
  • Resistor 220Ohm atau mendekati, sebanyak 6 buah.
  • Kabel koneksi.
  • Tombol 1 buah.
  • Resistor 10K sebanyak 1 buah.
  • Arduino UNO.
Saya sarankan untuk membeli Arduino Uno Starter Kit karena alat dan bahannya sudah lengkap. Jadi kamu tidak perlu repot lagi mencari-cari yang lain. Kamu bisa mendapatkannya di Online Shop seperti Lazada, Bukapalak atau Tokopedia.

Arduino Traffic Light Tingkat Pemula

Lihatlah contoh sederhana Traffic light menggunakan Arduino berikut ini :

Cara Membuat Traffic Light Menggunakan Arduino (Sketch)

Sambungkan kaki Anoda LED (kaki panjang) masing masing ke PIN Arduino nomor 8, 9 dan 10 setelah sebelumnya melewati resistor 220Ohm terlebih dahulu.

Lalu hubungkan kaki Katoda LED (kaki pendek) ke Pin Ground (Gnd) Arduino.

Disini saya menggunakan Software Fritzing untuk menggambar diagram  diatas. Gratis!!!!


Sketch Traffic Light untuk pemula

Mulailah membuat sketch dengan membuat Variabel sehingga nanti kamu bisa mengatur LED sesuai PIN.

Bukalah Arduino IDE dan buatlah lembar kerja baru. Masukkan kode berikut ini!
int red = 10;
int yellow = 9;
int green = 8;

Kemudian, saatnya untuk mengatur Fungsi. Dimana kita akan mengatur LED merah, kuning dan hijau menjadi Output atau keluaran. Karena kamu sudah membuat variabel untuk mewakili nomor PIN, sekarang kamu bisa menulis nomor pin dengan nama.

void setup(){
    pinMode(red, OUTPUT);
    pinMode(yellow, OUTPUT);
    pinMode(green, OUTPUT);
}

Potongan kode-kode diatas adalah bagian yang paling dasar. Mari kita lanjut ke bagian yang lebih kompleks. Coba tambahkan kode berikut ini dan simulasikan. Lihat apa yang terjadi dan pahamilah setiap kode yang ada karena Programmer akan lebih mudah mengerti dari praktek.

void loop(){
    changeLights();
    delay(15000);
}

void changeLights(){
    // green off, yellow on for 3 seconds
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    delay(3000);

    // turn off yellow, then turn red on for 5 seconds
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(5000);

    // red and yellow on for 2 seconds (red is already on though)
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    delay(2000);

    // turn off red and yellow, then turn on green
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    digitalWrite(green, HIGH);
    delay(3000);
}

Selesai! Sekarang saatnya untuk meng-upload dan menjalankan program tersebut (Pastikan untuk memilik board dan port yang benat dengan cara pilih menu Tools > Port and Tools > Board menus).


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!