Tutorial Arduino - Contoh Sketch Lampu LED Nyala Berurutan Efek Berjalan

September 16, 2018
Gagalenyilih - Tutorial Arduino - Contoh Sketch Lampu LED Nyala Berurutan Efek Berjalan - Satu lagi contoh penggunaan for yakni untuk mengendalikan 10 LED yang bisa memberikan efek berjalan. Untuk mempraktikkannya, kamu membutuhkan bahan-bahan berikut ini :

Tutorial Arduino - Contoh Sketch Lampu LED Nyala Berurutan Efek Berjalan


Alat dan Bahan :
  • Arduino Uno
  • Resistor 270 Ohm (10 buah)
  • LED

Sketch Arduino LED Nyala berurutan

Buatlah skema rangkaian seperti pada gambar berikut ini!
Tutorial Arduino - Contoh Sketch Lampu LED Nyala Berurutan Efek Berjalan
Klik untuk memperbesar gambar.
Setelah rangkaian selesai, buatlah sketch berikut ini!

Sebaris

//sebaris - pengaturan sebaris LED

void setup() {
  for (int pin = 4; pin < 14; pin++) {
    pinMode(pin, OUTPUT);
    digitalWrite(pinn, LOW);
  }
}

void loop() {
  for (int pin = 4; pin < 14; pin++) {
    delay(100)
    diogitalWrite(pin, LOW);
  }
}

Dengan sedikit pengeditan terhadap Sketch diatas, memungkinkan kita untuk membuat efek lain. Contoh berikut akan membuat lampu LED bergerak dari satu ujung ke ujung yang lainnya, kemudian membalik berurutan.

//Sebaris2 = pengaturan sebaris LED versi 2

int pin;

void setup() {
  for (int pin = 4; pin < 14; pin++) {
    pinMode(pin, OUTPUT);
    digitalWrite(pin, LOW);
  }
}

void loop() {
  for (pin = 4; pin < 14; pin++) {
    digitalWrite(pin, HIGH);
    delay(200);
    digitalWrite(pin, LOW);
  }

  // Balik berurutan
  for (pin = 13; pin > 3; pin--) {
    digitalWrite(pin, HIGH);
    delay(200);
    digitalWrite(pin, LOW);
  }
}
Sekian.

Selanjutnya :

Tutorial Arduino - Mengatur Kecerahan LED

September 16, 2018
Gagalenyilih - Sebelum melanjutkan ke tutorial ini, ada naiknya kamu membaca artikel saya tentang for dan fungsi analogWrite, yang berjudul Tutorial Arduino - Pernyataan pengulangan menyederhanakan penulisan perintah.

Baca juga : Belajar Arduino dari awal untuk Pemula


Tutorial Arduino - Mengatur Kecerahan LED


Dengan memanfaatkan for dan fungsi analogWrite(), kecerahan LED bisa diatur. Untuk mempraktekkannya, gunakan skema percobaan berikut ini!
Tutorial Arduino - Mengatur Kecerahan LED
Klik untuk memperbesar

Alat dan Bahan :

  • Arduino Uno
  • Resistor 270 Ohm
  • LED

Sketch Mengatur Kecerahan LED

Berikut ini adalah sketch Arduino untuk mengatur kecerahan LED
//Kecerahan = pengaturan kecerahan LED
const int PIN_10 = 10;

void setup() {
  pinMode(PIN_10, OUTPUT);
  analogWrite(PIN_10, 1);
}

void loop() {
  //Kecerahan dinaikkan
  for (int i = < 256; i += 2) {
    analogWrite(PIN_10, 1);
    delay(30);
}

  //Kecerahan diturunkan
  for (int i = 255; i > -1; i -= 2) {
    analogWrite(PIN_10, i);
    delay(30);
}

Penjelasan

Pernyataan :
  for (int i = 0; i < 256; i += 2) {
  delay(30);
  }

digunakan untuk mengirimkan nilai 0 hingga 255 ke pin 10 selama 30 mikro detik.

Adapun contoh sketch sinus menunjukkan pemakaian polar berbentuk sinus untuk mengatur kecerahana LED. Nilai sinus untuk sudut 0 hingga 179 diperoleh melalui :
  float hasilSinus = sin(3.14/180 * sudut)
Argumen pada sin() diperlukan karena fungsi ini memerlukan nilai dalam radians, bukan sudut.

Sketch Sinus

//Kecerahan = pengaturan kecerahan LED
const int PIN_10 = 10;
void setup() {
  pinMode(PIN_10, OUTPUT);
  analogWrite(PIN_10, 0);
}

void loop() {
  for (int sudut = 0; sudut < 180; sudut++) {
    float hasilSinus = sin(3.14/180 * sudut);
    analogWrite(PIN_10, round(hasilSinus * 255));
}

Sekian.

Selanjutnya : Contoh Penggunaan for Efek Berjalan 10 LED

Tutorial Arduino - Pernyataan While dan Contoh Sketch

September 16, 2018
Gagalenyilih - Tutorial Arduino - Pernyataan While dan Contoh Sketch - Bentuk sederhana pengulangan while adalah :

while (kondisi)
 pernyataan


Pada pernyataan while diatas, kondisi diuji terlebih dahulu. Jika kondisi bernilai benar maka bagian pernyataa akan dieksekusi, kemudian kondisi diuji kembali untuk menentukan bagian pernyataan akan dijalankan atau tidak. Pengulangan seperti itu dilakukan terus menerus hingga kondisi bernilai salah. Gambar berikut ini menunjukkan diagram alir pernyataan while.

Tutorial Arduino - Pernyataan While dan Contoh Sketch
Klik untuk memperbesar gambar

Berdasarkan diagram alir diatas, terlihat bahwa bagian pernyataan bisa saja tidak dijalankan sekali. Hal itu terjadi jika kondisi bernilai salah pada keadaan awal.
Apabila dikehendaki untuk menjalankan sejumlah pernyataan, gunakan pernyataan majemuk. Jadi bentuknya seperti berikut ini :

while(kondisi) {
 pernyataan_1
 ...
 pernyataan_n
}

Bentuk seperti diataslah yang paling umum digunakan dalam pemograman.

Ada 4 bagian yang menjadi kunci penting di dalam pengulangan dengan while. Keempat bagian tersebut adalah seperti beriktu ini :
  • Bagian pertama
    Bagian ini adalah bagian inisialisasi variabel yang dipakai sebagai pencacah. Bagian ini hanya dijalankan sekali. Pada contoh di depan, i adalah variabel pencacah.
  • Bagian kedua
    Bagian ini berisi kondisi yang menentukan jumlah pengulangan. Pada contoh didepan, i <= n adalah kondisi yang menentukan pengulangan.
  • Bagian ketiga
    Bagian ini berfungsi untuk menaikkan/ menurunkan nilai variabel pencacah, yang juga berperan sebagai penentu pengulangan (mengingat variabel pencacah biasa dipakai dalam kondisi (bagian kedua).
  • Bagian keempat
    Bagian ini berisi perintah yang umumnya digunakan untuk menampilkan hasil. Bagian ini tentu saja juga merupakan bagian yang diulang oleh while. Contoh didepan berupa pernyataan i++;
Gambar berikut ini menunjukkan keempat bagian tersebut berdasarkan contoh program didepan.

Tutorial Arduino - Pernyataan While dan Contoh Sketch
Klik untuk memperbesar gambar.

Contoh Sketch Arduino menggunakan pernyataan While

Alat dan bahan :
  • Arduino uno 1 buah.
  • Resistor 270 Ohm 3 buah.
  • Resistor 22K Ohm 1 buah.
  • LED 3  buah (beda warna)
  • Tombol/ Tactile switch 1 buah.

Skema rangkaian

Tutorial Arduino - Pernyataan While dan Contoh Sketch
Klik untuk memperbesar gambar


Berikut in adalah Sketchnya :

//Menentukan LED merah atau LED hijau yang menyala
//secara acak.
//Merah = tidak boleh
//Hijau = boleh

const int PIN_7 = 7;
const int LED_KUNING = 10;
const int LED_HIJAU = 11;'
const int LED_MERAH = 12;

void setup() {
  pinMode(PIN_7, INPUT);
  pinMode(LED_KUNING, OUTPUT);
  pinMode(LED_MERAH, OUTPUT);
  pinMode(LED_HIJAU, OUTPUT);
}

void loop() {
  //Nyalakan lampu kuning sebagai pertanda
  //pemakai harus menekan tombol
  digitalWrite(LED_KUNING, HIGH);

  //Tunggu sampai tombol ditekan
  int keadaanSekarang = LOW;
  while (keadaanSekarang == LOW)
    keadaanSekarang = digitalRead(PIN_7);

  //Matikan lampu kuning
  digitalWrite(LED_KUNING, LOW);

  //Bangkitkan bilangan acak 0 atau 1
  int bilangan = random(2);

  //Tampilkan LED merah atau hijau
  if(bilangan == 0) {
    digitalWrite(LED_MERAH, HIGH);
    delay(2000);
    digitalWrite(LED_MERAH, LOW);
  }
  else {
    digitalWrite(LED_HIJAU, HIGH);
    delay(2000)
    digitalWrite(LED_HIJAU, LOW);
  }
}


Contoh penggunaan while diperlihatkan pada sketch diatas. Sketch tersebut digunakan untuk membuat permainan yang meminta miktrokontroler untuk menentukan seseorang boleh melakukan sesuatu atau tidak. Pertama-tama, Arduino Uno menyalakan LED kuning, yang memberikan isyarat kepada pemakai untuk menekan tombol. Jika tombol sudah ditekan, LED kuning dimatikan.

Baca juga : Belajar Arduino untuk pemula

Berikutnya, Arduino Uno membangkitkan bilangan acak yang kemungkinannya berupa angka 0 atau 1. Jika nilai acak yang dihasilkan adalah 0 maka LED merah dinyalakan, yang mengisyaratkan permintaan ditolak. Sebaliknya, jika angka yang dihasilkan adalah 1 maka LED hijau yang dinyalakan. Dalam hal ini, LED merah ataupun LED hijau akan dinyalakan selama 2 detik.

Penerapan while terletak pada penanganan untuk menunggu tombol ditekan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan kode :

  int keadaanSekarang = LOW;
  while (keadaanSekarang == LOW)
    keadaanSekarang = digitalRead(PIN_7);

Pada kode diatas, mula-mula variabel keadaanSekarang diisi dengan LOW. Hal ini dilakukan agar pengulangan didalam while berlangsung mengingat kondisi pernyataan tersebut melibatkan keadaanSekarang. Nah, saat tombol ditekan, digitalRead() memberikan nilai HIGH. Akibatnya kondisi dari :

  keadaanSekarang == LOW

bernilai salah dan while pun dihentikan.

Sekian.

Selanjutnya : Tutorial Arduino - Mengatur kecerahan LED

Tutorial Arduino - Pernyataan Pengulangan Menyederhanakan Penulisan Perintah

September 16, 2018
Gagalenyilih - Tutorial Arduino - Pernyataan Pengulangan Menyederhanakan Penulisan Perintah- Pengulangan adalah suatu bentukk pemograman yang ringkas didalam menangani suatu langkah yang berulang. Sebagai contoh, bukalah Sketch tanda SOS berikut ini!

Tutorial Arduino - Pernyataan Pengulangan Menyederhanakan Penulisan Perintah

Sketch SOS

digitalWrite (PIN_12, HIGH);
delay(TUNDA_PENDEK);
digitakWrite(PIN_12, LOW);
delay(100);

digitalWrite(PIN_12, HIGH);
delay(TUNDA_PENDEK);
digitalWrite(PIN_12, LOW);
delay(100)

digitalWrite(PIN_12, HIGH);
delay(TUNDA_PENDEK);
digitalWrite(PIN_12, LOW);
delay(100)


Adakah pengulangan yang terjadi di kode tersebut? Ya! tampak sangat jelas bahwa kode berikut diulang sebangyak tiga kali.

digitalWrite(PIN_12, HIGH);
delay(TUNDA_PENDEK);
digitalWrite(PIN_12, LOW);
delay(100)


Nah, untuk menyederhanakannya kode yang panjang di depan, kamu bisa memanfaatkan pernyataan pengulanagn for.

Baca juga :

Pernyataan For dan Aplikasinya

Sebelum mencoba menggunakan for, marilah kita pahami bentuk pernyataan ini. Strukturnyta seperti berikut :

for(inisialisasi; penghenti;penaikan)
 pernyataan

Pengulangan terhadap pernyataan ditentukan oleh tiga bagian yakni, 
  • Inisialisasi,
    dijalankan sekali sebelum bagian pernyataan dijalankan.
  • Penghenti,
    bagian penghenti akan selalu dievaluasi terlebih dahulu sebelum bagian pernyataan dijalankan. Sekiranya bagian penghenti ini bernilai salah (false), pengulangan akan dihentikan.
  • Bagian penaikan dijalankan secara otomatis setiap kali bagian pernyataan dijalankan.
Apabila ada beberapa pernyataan yang akan diulang melalui for, bentuknya menjadi seperti berikut ini :

for(inisialisasi;penghenti;penaikan){
 pernyataan_1
 ...
 pernyataan_N
}

Oleh karena itu Sketch SOS tadi bisa disederhanakan menjadi,
for (int i = 0; i < 3; i++) {
 digitalWrite(PIN_12, HIGH);
 delay(TUNDA_PENDEK);
 digitalWrite(PIN_12, LOW);
 delay(100);


Pada contoh diatas, variabel i dideklarasikan secara lokal di for dan bertipe int. Nilai awalny adalah 0. DI setial iterasi (Pengulangan) nilainya dinaikkan sebesar satu (melalui i++) dan iterasi berlangsung selama i < 3.
Dengan demikian,i secara berturut-turut  akan bernilai 0, 1, dan 2. Itulah sebabnya, pernyataan yang berada di dalam tanda { dan } akan dijalankan tiga kali.

Berikut ini adalah Sketch Arduino untuk SOS yang sudah disederhanakan.

//SOS untuk mengirimkan isyarat SOS secara berulang

const int PIN_12 = 12;
const int TUNDA_PENDEK = 300;
const int TUNDA_PANJANG = 900;
const int TUNDA_HURUF = 400;

void setup() {
 pinMode(PIN_12, OUTPUT);
}

void loop() {
 //Kirim tiga tanda poendek (Huruf S)
 for (int = 0; i < 3; i++) {
  digitalWrite(PIN_12, HIGH);
  delay(TUNDA_PENDEK);
  digitalWrite(PIN_12, LOW);
  delay(100);
}

//Tunda untuk pergantian huruf
delay(TUNDA_HURUF);

//Kirim 3 tanda panjang
for (int i = 0; i < 3; i++) {
 digitalWrite(PIN_12, HIGH);
 delay(TUNDA_PANJANG);
 digitalWrite(PIN_12, LOW);
 delay(100);
}

//Tunda ke SOS berikutnya
delay(2000)


Sekian.

Selanjutnya : Tutorial Arduino - Pernyataan While dan aplikasinya

Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula

September 16, 2018
Gagalenyilih - Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula - Saya pikir sudah lumayan cukup untuk penjelasan teorinya. Agar tidak jenuh, dan saya yakin kamu sudah tidak sabar untuk mempraktekkan pembelajaran Arduino, sekarang sudah saatnya kita masuk ke tahap selanjutnya yakni praktek instalasi Arduino beserta contoh program sederhananya.

Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula

Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula

Mula-mula, siapkan bahan-bahan praktek nya seperti berikut :
  • Resistor 270 Ohm - 1 buah
  • Resistor 27K Ohm - 1 buah
  • Lampu LED
  • Switch/ Tombol (Push Button) - 1 buah
Setelah itu, buatlah rangkaian Arduino seperti pada gambar berikut ini!
Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula
Klik untuk memperbesar
Jika kamu sudah selesai merakit Arduino dengan bahan-bahan diatas sesuai skema yang saya berikan, selanjutnya buatlah Sketch arduino menggunakan aplikasi Arduino IDE untuk PC. Silahkan download di situs resminya arduino yakni www.arduino.cc

Baca juga :

Buatlah Sketch seperti berikut ini :

//tombol - Mengontrol LED dengan cara tekan tombol tersebut
const int PIN_7 = 7;
const int PIN_12 = 12;

void setup() {
pinMode (PIN_7, INPUT;
pinMode (PIN_12, Output;
}
void loop() {
int keadaanTegangan = digitalRead (PIN_7);
if (keadaanTegangan == HIGH)
digitalWrite (PIN_12, HIGH);
else
digitalWrite (PIN_12, LOW);
delay(1000);

Penjelasan

Pada sketch diatas,

int keadaanTegangan = digitalWrite (PIN_7);

digunakan untuk memantau nilai di Pin 7 dan hasilnya ditaruh di variabel keadaanTegangan. Nilainya dapat berubah HIGH kalau tombo ditekan dan LOW jika tombol di sedang ditekan (keadaan normal).

Lalu, pernyataan if berikut ini digunakan untuk menentukan LED akan dinyalakan atau dimatikan.

if (keadaanTegangan == HIGH;
digitalWrite (PIN_12, HIGH);
else
digitalWrite (PIN_12, LOW);

Jika keadaanTegangan bernilai HIGH, pin 12dibuat bernilai HIGH yang membuat LED menyala. Sebaliknya, jika keadaanTegangan tidak bernilai HIGH, pin 12 dibuat bernilai LOW yang membuat LED mati.


Sketch Tombol On-Off LED

Nah, jika menggunakan sketch tadi, LED akan menyala terus setelah tombol ditekan. Oleh karena itu, dengan skema rangkaian yang sama, disini saya akan menambahkan sedikit code sketchnya agar tombol bisa mempunyai dua fungsi yakni mematikan dan menyalakan LED.


//tombol2 - mengontrol LED dengan tekan dan berfungsi sebagai tombol on/off. Berikut ini adalah sketchnya.

const int PIN_7;
const int PIN_12)}

boolealan ledMenyala = false;

void setup() {
pinMode(PIN_7, INPUT);
pinMode (PIN_12, OUTPUT);
digitalWrite (PIN_12, LOW);
}
void loop() {
int keadaanTegangan = digitalRead (PIN_7);

if (keadaanTegangan == HIGH) {
ledMenyala = not ledMenyala;

if (ledMenyala)
digitalWrite (PIN_12, HIGH);
else
digitalWrite (PIN_12, LOW);
}
}


Penjelasan

Kunci penting untuk membuat tombol on-off terletak pada nilai variabel ledMenyala. Pada keadaan awal, variabel bertipe boolean tersebut diisi dengan false, yang menyatakan bahwa LED dalam keadaan mati. Selanjutnya, didalam fungsi loop(), apabila PIN 7 bernilai HIGH, nilai ledMenyala dibalik (dari false menjadi true atau dari true menjadi false). Hal ini dilakukan melalui pernyataan:

ledMenyala = not ledMenyala


Operator not pada contoh:
ledMenyala = not ledMenyala; 
dapat digantikan dengan!. Jadi, kedua pernyataan berikut adalah identik:
ledMenyala = not ledMenyala;
ledMenyala = !ledMenyala;
Jika kamu mempraktikan sketch Tombol On-Off LED, akan terlihat bahwa tombol on-off tidak berfungsi sempurnya. Mengapa begitu?
Penyebabnya adalah tombol tersebut ketika ditekan dengan cepat tidak langsung berfungsi sebagaimana mestinya. Idealnya, tombol on-off akan berfungsi seperti gambar 2.1. Namun, dalam prakteknya terjadi keadaan yang dinamakan efek memantul seperti yang ditunjukkan di gambar 2.2. Ketika tombol ditekan, terjadi keadaan on-off beberapa kali. Begitu juga ketika tombol dilepas.

Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula
Gambar 2.1 (Klik untuk memperbesar)

Contoh Skema Rangkaian Arduino LED dan Tombol Untuk Pemula
Gambar 2.2 (Klik untuk memperbesar)
Untuk mengatasi efek pemantulan seperti yang saya jelaskan tadi, diperlukan sebuah variabel lagi yang dinamakkan keadaanSebelumnya. Pada keadaan awal, variabel ini diisi dengan LOW.
Selanjutnya,

int keadaanSekarang = digitalRead (PIN_7);

digunakan untuk membaca nilai dari PIN 7 (HIGH atau LOW). Lalu, penyeleksian untuk mengendalikan LED dilakukan dengan menggunakan if seperti berikut ini :

if ((keadaanSekarang != keadaanSebelumnya) &&
(keadaanSekarang == HIGH)) {
ledMenyala = not ledMenyala;
...
}


Jadi, keadaan LED akan dibalik hanya kalaui keadaanSekarang tidrak sama keadaanSebelumnya dan keadaanSekarang bernilai HIGH.

Perlu diketahui, keadaanSebelumnya diperbarui dengan diisi oleh nilai keadaanSekarang setelah if di atas dijalankan. Kode selengkapnya dapat dilihat di Sketcg berikut ini :

const int PIN_7 = 7;
const int PIN_12 = 12;

boolean ledMenyala = false;
int keadaanSebelumnya = LOW;

void setup() {
pinMode (PIN_7, INPUT);
pinMode (PIN_12, OUTPUT);
}

void loop() {
int keadaanSekarang = digitalRead(PIN_7);

if ((keadaanSekarang != keadaanSebelumnya)&&
(keadaanSekarang == HIGH)) {
ledMenyala = not ledMEnyala

if (ledMenyala)
digitalWrite(PIN_12, HIGH);
else
digitalWrite(PIN_23, LOW);

delay(30)
}

keadaanSebelumnya = keadaanSekarang;
}



Artikel Selanjutnya : Pernyataan pengulangan menyederhanakan penulisan perintah

Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah

Mei 22, 2018
Gagalenyilih Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah - Dari waktu ke waktu, kebutuhan akan kendaraan pribadi semakin meningkat. Hal ini didasarkan pada sarana transportasi umum di Indonesia yang masih terbilang dibawah standar kenyamanan walaupun dari segi biaya sangat murah.

Banyak sekali orang-orang yang lebih memilih membeli kendaraan pribadi khususnya mobil untuk keperluan mobilisasi sehari-hari.

Hal ini tentunya membuka peluang bagi para Pengusaha untuk mendapatkan ladang bisnis. Salah satu caranya adalah dengan membuka tempat Pencucian mobil.

Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah


Rata-rata para pemilik cucian mobil mematok harga 50 ribu sampai 70 ribu rupiah per mobil. Dan bayangkan saja jika perharinya minimal ada 10 Mobil? minimal pendatapan perhari 500 ribu rupiah.

Untuk kamu para calon/ pengusaha, apakah tertarik untuk membuka tempat pencucian Mobil?

Jika kamu tertarik, Admin akan memperkenalkan salah satu Produsen Carwash yang dijamin harganya lebih murah dari Produsen Carwash lainnya di Indonesia.


TENTANG DROID

Perusahaan induk Droid adalah PT. Mandiriprima Jaya Abadi (MJA). Spesialisasi kami di bidang design mekanik, design control system yang menggunakan PLC, dan terintegrasi sesuai kebutuhan bidang masing masing. Tenaga kerja kami berpengalaman di bidang sistem integrator untuk otomatisasi industry sejak tahun 1995

Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah


Sejak tahun pertengahan tahun 2012, kami mencoba untuk membantu bengkel bengkel otomotif, khususnya di bidang pencucian mobil dan motor dengan memproduksi peralatan bantu untuk pencucian mobil dan motor khususnya seperti alat cuci mobil hidrolik, alat cuci mobil otomatis, alat cuci motor, peralatan hasil design dan fabrikasi serta alat cuci motor hidrolik yang tujuannya adalah pencucian mobil cepat dan tentunya kendaraan lain seperti motor juga. Kami memproduksi peralatan cuci mobil dan motor dengan standard industry. Kami menggunakan bahan baku sesuai standard industry, sehingga menghasilkan barang barang dengan kualitas tinggi, handal dan tahan lama.


Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah

Droid mempunyai produk unggulan yakni DroidWash.
DroidWash adalah Carwash semi otomatis yang dijalankan dengan sistem kontrol yang telah dirancang untuk melakukan pencucian mobil secara cepat dan efisien. Cocok sekali untuk para konsumen yang sedang terburu-buru dan ingin mobilnya bersih dengan cepat.

Alat Cuci Mobil Carwash Semi Otomatis Murah

Cara Kerja

  • Auto Mode
    Penyemprotan air dengan pompa high pressure, tekanan air bisa mencapai 18 Bar dan dilanjutkan dengan penyemprotan Foam yang di produksi oleh snow tank. Setelah penyemprotan foam dilakukan manual detailing by operator (*) untuk mendapatkan tingkat kebersihan yang merata di seluruh body mobil.
  • Pembilasan dengan penyemprotan air dengan pompa.
Jadi saat di mesin hanya di butuhkan 2 step tersebut yang hanya ditempuh dalam waktu 3 menit saja, diluar waktu Detailing by Operator. Detailing by Operator sangat bervariasi, semakin banyak operatornya, waktu yang diperlukan semakin sedikit (cepat).


Keuntungan

  • Cepat sekali, sangat cocok buat anda yang ingin melakukan pencucian cepat khususnya seperti tempat yang menyediakan paket cuci motor cepat.
  • Tidak ada kontak langsung dengan mobil, sehingga tidak menimbulkan baret pada cat mobil.
  • Pengoperasian mudah sekali, sehingga tidak diperlukan seorang ahli mesin.
  • Terdapat "Total Counter" yang mencatat hasil pencucian.
  • Terdapat "Hour Meter" untuk mencatat waktu mesin sudah running sehingga bisa di jadwal untuk maintenance rutin mesin droid wash.
  • Dikontrol oleh PLC system sehingga sangat handal dan siap untuk dikembangkan ke system Droid Net via GSM modem untuk monitor jumlah pencucian cuci otomotif otomatis melalui SMS atau software computer.
  • Handal sebab memakai semua komponen standar industri.

Video



Selain Droidwash, ada produk cuci mobil lain seperti H-Track, M-lift, Single Post dan lain-lain yang dibuat oleh PT Droid.

Jika kamu berminat, silahkan kunjungi website resminya di www.droid.co.id atau kamu bisa call atau sms/whatsapp di 081 283 311 33

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Contoh Program PLC Omron 3 Lampu Nyala Mati Berurutan Menggunakan 1 Tombol

Mei 21, 2018
Gagalenyilih - Hampir sama dengan Contoh Program PLC Omron 3 Lampu nyala mati berurutan yang sebelumnya saya jelaskan. Kali ini saya mencoba mengkombinasikan dengan Contoh Program PLC Omron 1 tombol 2 fungsi. Jadi disini, Untuk menyalakan dan mematikan Lampu, kamu cukup membutuhkan 1 buah tombol saja.

Baca juga : Contoh Program PLC Kapasitas Parkir Otomatis



Contoh Program PLC Omron 3 Lampu Nyala Mati Berurutan Menggunakan 1 Tombol

Berikut ini adalah diagram Wiring-nya. Silahkan diikuti ya?

Contoh Program PLC Omron 3 Lampu Nyala Mati Berurutan Menggunakan 1 Tombol

Cara Kerja

  • Proses 1
    PB_1 ditekan, maka PL_1 sampai PL_3 akan menyala berurutan, dimulai dari PL_1.
  • Proses 2
    PB_1
     ditekan sekali lagi, maka PL_1 sampai PL_3 akan mati berurutan, dimulai dari PL_3.


Program PLC

Silahkan download Program PLC Omron 3 lampu nyala mati berurutan menggunakan 1 tombol dengan meng-klik Link berikut ini :



Jika ada pertanyaan silahkan tuliskan di kolom komentar. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.