Cara Cepat Dan Mudah Menentukan Kaki Potensiometer

Mei 17, 2017
Cara Cepat Dan Mudah Menentukan Kaki Potensiometer - Bicara tentang potensiometer, kalian yang sering membuat rangkaian elektronika pasti sudah tahu dengan komponen tersebut. Potensiometer memiliki banyak kegunaan di dunia elektronika. Tidak usah jauh-jauh untuk mengambil contoh, misalkan saja sebagai pengatur besar-kecilnya volume radio, kecepatan motor, dan lain sebagainya.

Potensiometer yang banyak dijual di pasaran terdapat dua (2) model yakni :

  • Potensiometer model putar (rotary), yang biasa digunakan untuk mengatur volume atau tone control.
  • Potensiometer model geser (slide). yang biasa digunakan di rangkaian mixer audio, equalizer dan juga bisa digunakan untuk mengatur volume.
Dari penjelasan diatas tentang model potensiometer, dapat kita simpulkan bahwa fungsi potensiometer adalah sama. Yang membedakan hanyalah jumlah kaki yang dimiliki oleh potensiometer tiap model yang berbeda-beda.



Cara cepat dan mudah menentukan kaki potensiometer

Sebelum saya beritahu cara menentukan mana kaki potensiometer, alangkah baiknya kalian melihat dan cermati gambar dibawah ini!
Simbol Potensiometer
Simbol Potensiometer
Setelah melihat gambar diatas, dapat kita simpulkan lagi beberapa hal sebagai berikut :
  1. Antara kaki 1 (satu) dan kaki 2 (dua) terdapat resistansi yang besarnya tetap sesuai dengan spesifikasi potensiometer yang kita miliki (biasanya terlihat keterangan besarnya resistansi di body potensiometer.
  2. Sedangkan antara kaki 1 (satu) dan kaki 2 (dua) terdapat resistansi yang besarnya dapat kita rubah dengan menegikuti arah putaran potensiometer
Contoh prakteknya adalah sebagai berikut ;
  1. Hubungkan probe multimeter ke kaki 1 (satu) dan kaki 3 (tiga) potensiometer. Arahkan selektot multimeter ke mode Ohm meter.
  2. Lihatlah berapa besarnya nilai resistansinya. Apakah sama atau tidak dengan keterangan besarnya resistansi yang ada pada body potensiometer.
  3. Hubungkan pribe multimeter ke kaki 1 (satu) dan kaki 2 (dua) potensiometer. Arahkan selektor multimeter ke mode Ohm meter.
  4. Cek resistansi yang tampil di multimeter, coba mainkan tuas pemutar potensiometer. Alhasil nilai resistansinya akan berubah-ubah tergantung arah putaran. 

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!