Cara Mengukur Nilai Resistor Menggunakan Multimeter

Mei 11, 2017
Setelah sebelumya saya menjelaskan tentang Cara menghitung nilai resistor 4, 5 dan 6 warna, sekarang saatnya saya memberitahukan cara cepat dan mudahnya untuk mengukur nilai resistor yakni dengan menggunakan multmeter. Ada dua (2) cara dalam cara pengukuran. Perbedaannya hanyalaha pada jenis multimeternya saja yakni mengukur nilai resistor menggunakan multimeter analog dan mengukur nilai resistor menggunakan multimeter digital.

Tujuan dalam mengukur resistor adalah selain untuk mengecek baik atau tidaknya resistor tersebut tetapi juga untuk mengetahui besarnya nilai resistor. Seperti yang kita ketahui, fungsi dari resistor adalah sebagai hambatan listrik. Hambatan atau resitansi ini diukur dalam satuan Ohm (Ω). Dan nilai dari resistor ini ditentukan oleh gelang warna yang ada pada badan resistor.

Walaupun nilai resistor sudah tertera pada gelang warna, akan tetapi kita belum tahu apakah resistor tersebut masih dalam kondisi yang baik atau malah sebaliknya, rusak. Maka dari itu kita perlu mengukur resistor tersebut menggunakan multimeter agar jika resistor tersebut dirangkai dengan rangkaian elektronika, tidak membuat masalah lain dengan merusak komponen yang lain yang terhubung dengan resistor tersebut.


Cara Mengukur Resistor Dengan Menggunakan Multimeter Analog

Pada multimeter analog, terdapat jarum yang bergerak pada skala tertentu  yang berfungsi untuk menunjuk ke nilai dari parameter yang diukur. Mengapa disebut multimeter? karena alat tersebut dapat digunakan untuk mengukur berbagai satuan diantaranya adalah tegangan, arus dan juga hambatan. Di tiap multimeter terdapat selektor untuk menentukan apakah ingin mengukur tegangan, arus atau hambatan. Maka dari itu, arahkan selektor pada posisi Ohm (Ω) karena kita akan mengukur hambatan resistor
Multimeter Analog
Multimeter Analog

Berikut ini adalah cara mengukur nilai resistor menggunakan multimeter analog :
  1.  Pastikan multimeter sudah dikalibrasi terlebih dahulu. Untuk cara kalibari multimeter, ada pada postingan saya yang lain.
  2. Hitunglah terlebih dahulu nilai resistor dengan berdasarkan pada gelang warna yang ada pada badan resistor. Jika sudah, catat nilai tersebut.
  3. Arahkan selektor multimeter pada posisi Ohm (Ω). Lebih tepatnya pada posisi X1, X10, X100 atau yang lebih tinggi tergantung nilai besarnya nilai yang akan kita ukur. Jika besarnya nilai adalah 47 Ohm atau dibawah angka 100, maka arahkan selektor multimeter pada posisi X100 dan ini berlaku tergantung besarnya nilai resistor. Yang terpenting adalah selalu mengambil batas yang lebih tinggi daripada nilai resistor yang telah kita hitung berdasarkan warna.
  4. Hubungkan probe multimeter pada kedua kaki resistor satu sama lain. Untuk lebih jelasnya lihatlah gambar dibawah ini !
  5. Setelah terhubung, maka jarum multimeter akan bergerak. Dan lihatlah jarum tersebut bergerak ke angka yang mana.
  6. Jika jarum tidak bergerak sama sekali, itu artinya resistor tersebut rusak.


Cara Mengukur Nilai Resistor Dengan Multimeter Digital

Satu lagi jenis multimeter yang menurut saya memudahkan para penggunanya yaitu multimeter digital. Multimeter digital berbeda dengan multimeter analog yang menggunakan jarum sebagai penunjuk nilai. Multimeter digital langung menampilkan besarnya nilai (angka) kedalam sebuah display layar LCD 7 segment tanpa harus melakukan kalibrasi.
Multimeter digital
Multimeter digital
Setelah nilai hambatan muncul pada layar multimeter, cobalah bandingkan dengan hasil perhitungan berdasarkan gelang warna yang ada pada resistor. Apakah  hasilnya sama, berbeda sedikit, atau malah sangatlah jauh berbeda. Jika hasil nilai yang tampil adalah sama atau mendekati, maka sudah bisa dipastikan bahwa resistor tersebut dalam kondisi yang baik. Tapi jika hasil yang muncul tidak sesuai dengan nilai dari hasil perhitungan berdasarkan gelang warna, berarti resistor tersebut dalam kondisi tidak layak pakai alias rusak

Tidak ada aturan baku untuk menggunakan multimeter analog atau multimeter digital. Tetapi jaman sekarang orang ingin yang lebih mudah digunakan. Maka dari itu banyak yang menggunakan multimeter digital daripada menggunakan multimeter analog.

Sekian penjelasan dari saya tentang cara mengukur nilai resistor menggunakan multimeter.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!