Pengertian Hukum Ohm, Rumus dan Contoh Soal

Agustus 27, 2017

Gagalenyilih - Pengertian hukum Ohm, Rumus dan Contoh soal akan saya jelaskan di artikel ini. Seperti yang sudah banyak orang ketahui, Hukum Ohm ditemukan oleh George Ohm.

Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensial yang diterapkan kepadanya. Sebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. Walaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis penghantar, namun istilah "hukum" tetap digunakan dengan alasan sejarah.

 Rumus Hukum Ohm

V = R . I

Keterangan :

V = Tegangan (Volt)
R = Hambatan (Ohm)
I = Arus (Ohm)

Dari rumus diatas, dapat kita ketahui bersama bahwa untuk mengetahui hambatan menggunakan rumus :
R = V / I

 Cara Mudah Mengingat Rumus Ohm

Saya yakin kalian tidak akan menemukan kesulitan untuk meningat rumus ohm. Tapi, bagaimana untuk kalian yang mungkin saja punya daya ingat yang lemah seperti saya? Nah, saya punya trik jitu agar rumus tersebut mudah untuk diingat dan dihafalkan.
VRIIIIIII....
Ya!! dulu saya sering bicara "VRIII...." sendirian layaknya orang gila untuk menghafalkan rumus tersebut. Alhasil, sampai saat ini saya masih ingat rumus Ohm dan bunyi hukum ohm.

Contoh Soal

Satu lagi, untuk pembelajaran agar mudah mengingatnya, saya beri lagi contoh soal yang saya yakin sangat mudah.

Sebuah rangkaian elektronika menggunakan baterai 12V untuk dihubungkan ke sebuah resistor dengan besar tahanan 600 Ohm. Berapakah arus yang mengalir?

Diketahui :
  • V = 12 V.
  • R = 600 Ohm
Ditanya : 
  • I
Jawab :
  • V = R . I
  • I = V / R
  • I = 12 / 600
  • I = 0,02 Ampere.
Jadi besarnya arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah sebesar 0,02 Ampere.

Sangat mudah bukan? Nah, cukup sampai disini saja penjelasan dari saya. Jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan ke sosial media dengan cara klik tombol Share dibawah ini. Dan jangan lupa Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!