Program PLC Mitsubishi FX Series Satu Tombol Dua Fungsi

Januari 01, 2018
Gagalenyilih - Baru saja saya mendapatkan pertannyaan dari salah satu pengunjung disini tentang program PLC Mitsubishi satu tombol dua fungsi. Cara kerja program tersebut sangat sederhana tetapi sering sekali digunakan oleh para programmer PLC. Alasannya adalah program tersebut bisa menghemat I/O. Dan juga budget. Masalahnya disini, untuk program pertama yang saya bagikan, menggunakan instruksi Falling Pulse yang ternyata tidak bisa digunakan di beberapa tipe PLC Mitsubishi contohnya FX Series. Maka dari itu, saya sudah membuatnya untuk PLC FX Series satu tombol dua fungsi.

Program PLC Mitsubishi FX Series Satu Tombol Dua Fungsi


Baca juga :

Oke langsung saja kita simak gambar program PLC berikut ini.

Program PLC Mitsubishi FX Series Satu Tombol Dua Fungsi
Klik untuk memperbesar

Cara kerja Ladder diatas sama saja dengan Program PLC Mitsubishi satu tombol dua fungsi yang saya buat sebelumnya. Bedanya disini saya tidak menggunakan instruksi falling pulse karena beberapa tipe PLC Mitsubishi tidak mendukung kita menggunakannya.

Coba bedakan Ladder diatas dengan Ladder berikut ini !

Program PLC Mitsubishi FX Series Satu Tombol Dua Fungsi

Tampak sekali perbedaannya ada pada instruksi Falling Pulse. Tidak hanya itu, apakah kamu menyadarinya?

Alasan saya menggunakan instruksi Falling Pulse adalah karena bisa menghemat rung dan internal memory pada PLC. Cobalah hitung berapa rung yang saya butuhkan untuk membuat proram PLC satu tombol dua fungsi dari kedua gambar tersebut!

Program PLC yang terlihat pada gambar pertama membutuhkan 4 Rung dan membutuhkan 3 M-memory.

Sedangkan program PLC yang terlihat pada gambar kedua membutuhkan 2 M-memory. Jelas sudah mengapa saya menggunakan Falling Pulse.

Cukup disini saja penjelasan dari saya. Jika masih ada yang kurang jelas silahkan tuliskan komentar kamu disini.

Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Dilarang keras membuat link aktif!